Dalam berbagai aspek, anak autis memiliki batasan-batasan untuk membantu diri mereka lebih terkontrol dengan baik. Batasan – batasan yang diberikan bukan hanya dalam hal bermain, beraktivitas, tetapi juga dalam hal makanan. Aspek pengaturan pola makan sedemikian penting bagi anak autis karena suplai makanan merupakan bahan dasar pembentuk neurotransmitter.
Disamping itu sebagian besar anak autis mengalami reaksi alargi dan intoleransi terhadap makanan dengan kadar gizi tinggi.Mekanisme pencernaan anak autis yang tidak sempurna dipengaruhi oleh kondisi flora usus yang tidak seimbang. Berikut adalah spesifikasi diat bagi anak autisma:
1. Bahan makanan yang mengandung gluten yang biasanya terdapat dalam gandum,
tepung terigu, maizena, oat.
2. Bahan makanan yang mengandung kasein, biasanya terdapat dalan susu hewan, es
krim, yoghurt, margarine
3. Bahan makanan yang mengandung MSG atau penyedap rasa
4. Bahan pemanis dan pewarna buatan seperti yang terdapat [ada permen, saos
tomat, minuman kemasan
5. Makanan yang diawetkan, sepeti makanan kalangan, sosis, makanan olahan atau
makanan jadi
6. Makanan siap saji atau fast-food
7. Minuman berkarbonasi atau softdrink
8. Buah-buahan tertentu seperti anggur, pir, lengkeng, pisangm apel, jeruk,
tomat, almond, cherry, strawberry, melon, mangga yang terlalu manis, ketimun
9. Janis air tertentu, seperti air ledenga, air sumur. Oleh karena itu
diajurkan anak autis mengkonsumsi air mineral
10.Kurma, jagung, santan, minyak kelapa atau kelapa sawit, abon sapi
11.Gelatin, mayones, mustard, cuka, serbat
12.Ebi, kornet, ham dan sejenisnya
13.Semua jenis gula dan garam kecuali yang direkomendasikan oleh dokter
Makanan yang dapat dikonsumsi oleh anak autis:
Jenis Karbohidrat
1. Kemtang, ketela, ubi, beras putih, beras merah
2. Tepung sagu, tepung kentang, tepung beras, tepung ketan, tepung tapioka,
tepung ubi, tepung garut
Jenis Sayuran
1. Brokoli, kembang kol, kalian, segala macam selada, segala macam sawi,
caisim, bayam, kangkung, kol putih, daun katuk, tauge, asparagus, daun
pegagan
2. Gambas, segala macam labu, terung, wortel
Jenis kacang-kacangan
1. Kacang panjang, kacang kapri, kacang polong
2. Kacang tanah ( tidak digoreng), kacang mete, kenari
3. Kacang hijau, kacang tolo, kacang hitam, kacang kedelai
Protein hewani
1. Daging sapi
2. Daging ayam kampong, burung dara
3. Ikan air tawar, ikan patin, ikan mujar, ikan lele, belut
4. Telur ayam kampung, telur puyuh, telur bebek
5. Hati ayam , ampela ayam kampong
Buah-buahan
Kiwi, semangka, nanas, jambu air, jambu biji,
papaya, belimbing, kedondong, bengkuang,
sirsak, sawo, alpukat